Home » Alumni » News » KENANGAN DI SEKOLAH PA HOA MANGGA BESAR DI ZAMAN JEPANG
KENANGAN DI SEKOLAH PA HOA MANGGA BESAR DI ZAMAN JEPANG 


KENANGAN DI SEKOLAH PA HOA MANGGA BESAR DI ZAMAN JEPANG

Dikisahkan oleh Nio Hok Boen


Pada tahun 1942, saya bersama orangtua dan adik-adik saya berevakuasi dari Rengasdengklok ke Jakarta. Di Jakarta kami beralamat di Jalan Mangga Besar Raya Nomor 21, yang tidak berjauhan dari Sekolah Pa Hoa Cabang Mangga Besar, di Jalan Mangga Besar Raya Nomor 4 (yang dulunja bernama Jalan Princenlan, lalu menjadi Jalan Sakuradori, dan kemudian menjadi Jalan Mangga Besar Raya).

Saya dan adik perempuan saya diantar ayah saya ke sekolah Pa Hoa Cabang Mangga Besar dan dimasukkan ke kelas 1 spesial (yang tidak saya tahu apa
artinja). Di dalam kelas sudah banyak anak-anak yang lebih besar, baik umur maupun fisik. Mereka adalah murid-murid dari sekolah HCS. Setelah satu tahun
pelajaran, murid-murid dipindahkan kelas, ada yang pindah ke kelas 3, 4, atau 5. Adik saya tetap di kelas 1 dan saya boleh memilih kelas 3 di sekolah cabang
Pinangsia atau di kelas 2 di sekolah yang sama. Saya akhirnya memilih yang terakhir.

Setiap hari sebelum kelas dimulai, murid-murid harus berkumpul di lapangan, menyanyikan lagu “kimigajo” waktu bendera Jepang dinaikkan dan semua harus menghadap ke ”timur.” Kemudian upacara dilanjutkan dgn “taiso” (gerak badan).

Guru kepala di kelas 2 adalah Ho Jeh Cang. Ada juga guru lelaki yang galak dan selalu membawa pecut rotan yang tidak segan-segan untuk memecut muridmurid
yang tidak menurut atau tidak membaca.

Murid-murid waktu itu juga diharuskan membuat lubang-lubang perlindungan dan menanam sayur di halaman luang sekolah. Ada kalanya murid-murid harus masuk ke lubang perlidungan waktu ada pesawat sekutu lewat jauh di atas. Untungnya tidak ada yang menjatuhkan bom.

Pada tahun 1948, setelah tamat kelas 6 (kao siao er), saya pindah ke sekolah Pahoa pusat (chen siao) di Jalan Patekoan. Antara teman-teman di sekolah Pahoa
Cabang Mangga Besar adalah Tan Thiam Tjay, Yap Lim Tek Sioe, Liang Shi Fan, dan Tjiong Han Liang (engkonya Han Tiiang).
© PAHOA 2010 All Right Reserved . powered by Menaravisi